Tiga Duta Literasi, Tiga Harapan

Di balik gelar Duta Literasi tahun ini, berdiri tiga sosok santri dengan mimpi dan pesan yang berbeda. Mereka tidak hanya menerima piala, tetapi juga memikul amanah: menyalakan semangat literasi di lingkungan sekolah. Ketiganya resmi dinobatkan sebagai Duta Literasi SMP DTBS Putra pada Kamis, 18 Desember 2025.



Melalui proses pembinaan dan seleksi yang berlangsung selama satu bulan, SMP DTBS Putra menetapkan tiga santri terbaik sebagai Duta Literasi tahun ini. Mereka adalah Alby Putra Nur H (Juara 1), Sean Emyr A (Juara 2), dan Fathan Ghaisan S (Juara 3). Ketiganya dinilai mampu menjadi teladan dalam membaca, menulis, serta berkarya secara kreatif dan bertanggung jawab.



Masing-masing duta membawa gagasan dan kepedulian yang mencerminkan tantangan literasi masa kini, mulai dari lingkungan hingga dunia digital.



Sebagai Juara 1, Alby Putra Nur H menaruh perhatian besar pada isu kebersihan lingkungan. Baginya, literasi bukan hanya soal membaca, tetapi juga tentang menyampaikan pesan yang berdampak.



“Semoga dengan menjadi Duta Literasi ini, saya bisa menghasilkan karya yang mengedukasi tentang kebersihan lingkungan,” ungkapnya.



Menurut Alby, tulisan sederhana maupun video dokumenter dapat menjadi pengingat bagi teman-teman untuk lebih peduli menjaga lingkungan sekolah dan sekitarnya.



Juara 2, Sean Emyr A, melihat literasi sebagai pintu masuk untuk memahami dan memanfaatkan dunia digital secara bijak. Ia meyakini bahwa teknologi menyimpan peluang besar bagi santri untuk belajar dan berkarya.



“Semoga melalui kegiatan Duta Literasi ini, semakin membuka wawasan, khususnya tentang literasi digital,” tuturnya.

Sean berharap santri mampu bersikap kritis, memilah informasi yang benar, serta berani menghadirkan konten positif di ruang digital.



Sementara itu, Juara 3, Fathan Ghaisan S, memandang penghargaan ini sebagai dorongan untuk terus bertumbuh. Ia ingin meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berbicara sebagai bekal masa depan.



“Semoga bisa lebih baik ke depan, dan ilmu literasi yang saya miliki semakin meningkat dan berkembang,” ujarnya.

Bagi Fathan, literasi adalah fondasi penting untuk menghadapi berbagai tantangan zaman.



Ketiga Duta Literasi ini lahir dari proses pembinaan yang melatih beragam aspek, mulai dari public speaking, literasi media, hingga kepedulian ekologi. 



Sekolah berharap, kehadiran mereka mampu menggerakkan teman-teman sebaya—bukan hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di masyarakat—untuk mencintai literasi dan menjadikannya budaya yang hidup. Dari langkah kecil para santri inilah, harapan besar tentang masa depan literasi mulai ditumbuhkan. (Noviana)



Ayo Bergabung dengan SMP Daarut Tauhiid Boarding School Putra

🌾 PPDB 2026/2027 sudah dibuka
📩 Pendaftaran: ppdb.daaruttauhiid.sch.id
📞 Informasi: 0857-2200-0364